Capaian Unit Kerja Desember - 2024


Unit Kerja : Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan

Skor Kinerja :

Progress :

No Sasaran Indikator Kinerja Satuan Polarisasi Target
Desember
Realisasi
Desember
% Target
2024
Realisasi
s/d Desember
% Progres
Desember
Progres
s/d Desember
Tgl Input
1 Terpenuhinya kebutuhan pangan secara optimal IK01.1 - Rasio ketersediaan setiap komoditas pangan terhadap kebutuhan % Maximize 120,00 113,44 94.53 120,00 113,44 94,53 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Capaian rasio ketersediaan terhadap kebutuhan tahun 2024 adalah sebesar 113,44%, dengan rincian komoditas :
1) Beras = 126,51%
2) Jagung = 125,42%
3) Kedelai = 111,77%
4) Bawang Merah = 103,63%
5) Bawang Putih = 108,65%
6) Cabe Merah Keriting = 104,92%
7) Cabe Rawit Merah = 105,16%
8) Telur Ayam = 102,86%
9) Daging Ayam = 108,29%
10) Daging Sapi/Kerbau = 108,64%
11) Gula Pasir = 149,27%
12) Minyak Goreng = 106,14%

Capaian tahun 2024 lebih rendah dari capaian tahun 2023 sebesar 6,86% (capaian 2023 = 121,8%), dan dibawah target 2024 sebesar 5,47% (target 2024 = 120%). 

2 Terpenuhinya kebutuhan pangan secara optimal IK01.2 - Rasio Angka Kecukupan Protein (AKP) Ketersediaan terhadap target yang direkomendasikan % Maximize 140,74 131,67 93.56 140,74 131,67 93,56 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Capaian Angka Kecukupan Protein (AKP) tahun 2024 sebesar 82,95 gram/kapita/hari. Angka tersebut sudah diatas angka anjuran WNPG X tahun 2012 yang direkomendasikan, yaitu sebesar 63 gram/kapita/hari atau sesuai dengan target RPJMN 2020-2024.

Berdasarkan hasil perhitungan Rasio Angka Kecukupan Protein (AKP) pada tahun 2024 diperoleh sebesar 131,67%, apabila dibandingkan dengan target sebesar 140,74%, maka capaiannya sebesar 93,73% dengan kategori Sangat Baik, namun realisasi ini belum dapat mencapai target yang ditetapkan. Apabila dibandingkan tahun 2022 dengan realisasi sebesar 132,30% maka terdapat penurunan capaian tahun 2024, dibanding dengan realisasi tahun 2023 sebesar 125,22% terdapat peningkatan capaian tahun 2024.

Apabila dibandingkan dengan target rasio jangka menengah (Renstra Badan Pangan Nasional 2022-2024) sebesar 140,74% atau AKP ketersediaan sebesar 88,66 gram/kapita/hari, capaian rasio AKP ketersediaan terhadap target yang direkomendasikan tahun 2024 sebesar 131,67% dengan kategori Sangat Baik. 

3 Terpenuhinya kebutuhan pangan secara optimal IK01.3 - Rasio Angka Kecukupan Energi (AKE) ketersediaan terhadap target yang direkomendasikan % Maximize 129,21 139,29 107.80 129,21 139,29 107,80 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Capaian Rasio Angka Kecukupan Energi (AKE) sebesar 139,29%, apabila dibandingkan dengan target sebesar 129,21%, maka capaiannya sebesar 107,80% dengan kategori Sangat Baik. Bila dibandingkan capaian realisasi tahun 2023 terjadinya penurunan, dan jika dibandingkan pada tahun 2022 masih diatas capaiannya. Peningkatan Capaian Rasio AKE disebabkan karena adanya kontribusi terbesar dari kelompok bahan makanan yang didominasi oleh kelompok padi-padian. Penyumbang terbesar berikutnya adalah kelompok gula, makanan berpati, buah/biji berminyak, dan kelompok minyak dan lemak.  Kontribusi kelompok padi-padian terhadap ketersediaan energi total tahun 2024 menyumbang sebesar 40%. Kelompok gula 13%, dan kelompok makanan berpati 7%, buah/biji berminyak 6%, serta kelompok minyak dan lemak 30%.

4 Terpenuhinya kebutuhan pangan secara optimal IK01.4 - Rasio Komoditas Cadangan Pangan yang dikuasai pemerintah terhadap komoditas yang menjadi kewenangan % Maximize 100,00 100,00 100.00 100,00 100,00 100,00 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Penyusunan regulasi yang mengamanatkan penyelenggaraan CPP untuk 9 (sembilan) komoditas pangan oleh Badan Pangan Nasional telah diselesaikan pada tahun 2023 lebih cepat dari yang ditargetkan pada tahun 2024. Sehingga, capaian indikator tahun 2024 mengikuti realisasi tahun 2023 sebesar 100,00% dengan kategori Sangat Baik. Dibandingkan tahun 2022, realisasi sebesar 10%. Terdapat peningkatan yang cukup signifikan dalam penyelesaian regulasi penyelenggaraan CPP. Indikator ini tidak tersedia pada RPJMN 2020-2024 sehingga tidak dapat diperbandingkan.

Telah tersusun turunan regulasi penyelenggaraan CPP berdasarkan Perpres 125  tahun 2022 dalam bentuk Perbadan sebagai dasar pelaksanaan dalam pengelolaan CPP oleh Perum Bulog dan BUMN Pangan untuk 9 (sembilan) komoditas pangan sesuai Perpres 66/2021 sebagai berikut:

1) Perbadan No 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah

2) Perbadan No 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Jagung Pemerintah

3) Perbadan No 14 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Kedelai Pemerintah

4) Perbadan No 10 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Cadangan Telur Unggas Pemerintah dan Cadangan Ikan Kembung Pemerintah

5) Perbadan No 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Cadangan Gula Konsumsi Pemerintah dan Cadangan Minyak Goreng Pemerintah 

6) Perbadan No 5 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Cadangan Daging Unggas Pemerintah dan Cadangan Daging Ruminansia Pemerintah

7) Perbadan No 28 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Cadangan Bawang Pemerintah dan Cadangan Cabai Pemerintah


Disamping regulasi penyelenggaraan CPP untuk masing-masing komoditas, pada Tahun 2023 dan 2024 Badan Pangan Nasional juga telah menyusun regulasi yang menjadi dasar penyaluran CPP:

1) Perbadan No 9 Tahun 2023 tentang Penyaluran CPP untuk Pemberian Bantuan Pangan

2) Perbadan Nomor 30 Tahun 2023 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Menanggulangi Bencana dan Keadaan Darurat

3) Perbadan No 4 Tahun 2022 tentang Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah dalam rangka Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga bagi Keluarga Penerima Manfaat

4) Perbadan No 15 Tahun 2022 tentang Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras, Jagung, dan Kedelai di Tingkat Konsumen

 

Selanjutnya juga telah diterbitkan beberapa Keputusan Kepala Badan Pangan sebagai turunan dari Perbadan untuk memberikan panduan yang lebih operasional dalam penyelenggaraan CPP sebagai berikut :

1) Kepbadan No 2 Tahun 2023 tentang Jumlah, Standar Mutu, dan HPP Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah

2) Kepbadan No 3 Tahun 2023 tentang Jumlah, Standar Mutu, dan HPP Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Jagung Pemerintah

3) Kepbadan No 4 Tahun 2023 tentang Jumlah, Standar Mutu, dan HPP Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Kedelai Pemerintah

4) Kepbadan No 70 Tahun 2023 tentang Jenis Pangan, Jumlah dan Waktu Pelaksanaan Penyaluran CPP untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2023

5) Kepbadan No 71 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran CPP untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2023

6) Kepbadan No 353 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahap Kedua Tahun 2023 

7) Kepbadan No 379.1 Tahun 2023 tentang Jumlah, Standar Mutu, dan Harga Pembelian Pemerintah dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2024

8) Kepbadan No 1 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2024

9) Kepbadan No 11 Tahun 2024 tentang Jenis Pangan, Jumlah Penerima Bantuan Pangan, dan Waktu Pelaksanaan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2024

10) Kepbadan No 19 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 1/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2024

11) Kepbadan No 179 Tahun 2024 tentang Penerima Bantuan Pangan Dalam Rangka Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahap Pertama Tahun 2024

12)Kepbadan No 187.1 Tahun 2024 tentang Penerima Bantuan Pangan Dalam Rangka Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahap Kedua Tahun 2024

13) Kepbadan No 521 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras Tahap Ketiga Tahun 2024

14) Kepbadan No 547 Tahun 2024 tentang Penerima Bantuan Pangan Dalam Rangka Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras Tahap Ketiga Tahun 2024

15) Kepbadan No 591 Tahun 2024 tentang Jumlah, Standar Mutu, dan Harga Pembelian Pemerintah dalam rangka Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2025

5 Terwujudnya stabilisasi pasokan dan harga pangan 02.1 - Rasio komoditas pangan terhadap komoditas yang menjadi kewenangan dengan harga rata-rata di tingkat produsen maksimum 5% di bawah dan/atau 10% di atas HAP/HPP/Harga keekonomian % Maximize 85,00 66,67 78.44 85,00 66,67 78,44 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Pada Tahun 2024 terdapat 8 (delapan) komoditas pangan dengan harga di tingkat produsen yang sesuai dengan kriteria dari 12 (dua belas) komoditas yang menjadi kewenangan. Persentase realisasi mencapai 66,67% dari target tahun 2024 sekaligus target jangka menengah yaitu sebesar 85%, sehingga capaian indikator kinerja sebesar 78,43% dengan kategori cukup baik. Realiasi indikator kinerja pada tahun 2024 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya 2022 yaitu sebesar 33,33% serta tahun 2023 yaitu sebesar 50% dengan capaian kinerja dalam kategori kurang baik. Hal ini menunjukan adanya trend perbaikan meskipun masih belum sesuai target yang diharapkan.

6 Terwujudnya stabilisasi pasokan dan harga pangan 02.2 - Rasio Komoditas pangan terhadap komoditas yang menjadi kewenangan dengan harga rata-rata di tingkat konsumen maksimum10% diatas HAP/HPP/Harga Keekonomian % Maximize 80,00 92,31 115.39 80,00 92,31 115,39 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Terdapat 12 (dua belas) komoditas pangan dengan harga di tingkat konsumen yang sesuai dengan kriteria dari 13 (tiga belas) komoditas yang menjadi kewenangan. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan dengan dengan target 80%, realisasi kinerja sebesar 92,31% dengan capaian indikator kinerja pada tahun ini sebesar 115,38% atau Sangat Baik dan dapat dikatakan mencapai target jangka mengengah. Realisasi tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan dengan capaian kinerja pada tahun 2022 sebesar 69,23% dan tahun 2023 76,92% dengan capaian kinerja dalam kategori Sangat Baik (target 70%).

7 Terwujudnya stabilisasi pasokan dan harga pangan 02.3 - Jumlah Provinsi dengan disparitas harga komoditas (yang menjadi kewenangan) ditingkat konsumen rata-rata provinsi terhadaprata-rata nasional per-kuartal maksimum 10% Provinsi Maximize 27,00 27,00 100.00 27,00 27,00 100,00 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Pada kuartal I terdapat 28 provinsi yang sesuai kriteria, kuartal II 27 provinsi sesuai kriteria dan kuartal III 27 provinsi sesuai kriteria. Sehingga apabila di rata – rata pada tahun 2024 terdapat 27 provinsi yang sesuai dengan kriteria atau disparitas di bawah 10% dari rata – rata nasional. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan dengan dengan target 27 provinsi yang sesuai kriteria dan realisasi 27 provinsi, maka capaian indikator pada tahun 2024 ini sebesar 100,00% atau Sangat Baik. Realisasi tahun 2024 sama baiknya dengan capaian pada tahun 2022 dan 2023 sebanyak 27 provinsi. Apabila dibandingkan dengan target indikator jangka menengah tahun 2024 sebanyak 27 provinsi, maka capaian pada tahun 2024 sudah tercapai sesuai target dan masuk kategori Sangat Baik.

8 Terwujudnya stabilisasi pasokan dan harga pangan 02.4 - Rasio komoditas pangan terhadap komoditas yang menjadi kewenangan dengan harga rata-rata nasional di tingkat konsumen perkuartal perbedaan maksimum 10% % Maximize 80,00 92,31 115.39 80,00 92,31 115,39 0,00% 0,00% 20-Jan-2025 10:23
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :

Berdasarkan capaian pada Kuartal I/II sebesar 100,00% dan Kuartal II/III sebesar 73,33% maka realisasi pada tahun 2024 sebesar 76,67%. Dengan kriteria yang ditetapkan dengan dengan target 80%, dan realisasi target 76,67%, maka capaian indikator pada Tahun 2024 ini sebesar 95,83% atau Sangat Baik. Capaian pada tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan capaian pada tahun 2022 sebesar 46,15% dari target 70% dengan kategori capaian Cukup Baik dan tahun 2023 sebesar 73,33% dari target 70% dengan kategori capaian Sangat Baik. Sedangkan, apabila dibandingkan dengan target rasio jangka menengah tahun 2024 sebesar 80%, maka capaian pada tahun 2024 realisasi sesuai dengan target.

9 Terwujudnya stabilisasi pasokan dan harga pangan 02.5 - Inflasi pangan bergejolak % Maximize 0,00 4,00 0,00 0,00 0,00% 0,00%
Penjelasan Target : Penjelasan Capaian/Progress :
Warna
Sangat Baik (nilai > 90%)
Baik (> 80% - 90%)
Cukup (> 60% - 80%)
Kurang (>50% - 60%)
Sangat Kurang (<= 50%)
Realisasi Kinerja diperoleh pada akhir tahun ()
Belum input capaian ()