|
Penjelasan Target : |
Penjelasan Capaian/Progress : Penilaian OKKPD tahun 2024 dilakukan terhadap 12 OKKPD Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jakarta, DI. Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Pemilihan provinsi dilakukan berdasarkan kesiapan daerah dan masa berlaku sertifikat OKKPD. Sidang evaluasi menetapkan dari 12 OKKPD provinsi yang dinilai, sebesar 58% memperoleh nilai A (Sangat Baik) dan 42% bernilai B (Baik). Sementara itu, penilaian OKKPD Provinsi tahun 2023 dilakukan terhadap 15 provinsi, sehingga total lembaga yang terstandarisasi sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 27 provinsi, atau sebesar 79,41% dari total 34 OKKPD Provinsi (4 provinsi baru belum dapat dilakukan penilaian karena belum memiliki OKKPD).
Target realisasi kinerja Lembaga Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi yang Terstandarisasi tahun 2024 adalah sebesar 70% yang merupakan akumulasi dari target tahun sebelumnya. Sampai tahun 2024 realisasi kinerja kegiatan ini sudah mencapai 27 provinsi atau 79,41% melebihi target 70%, dengan capaian kinerja sebesar 113,44% dengan kategori Sangat Baik.
Capaian kinerja tahun 2024 jika dibandingkan dengan tahun 2023 sedikit meningkat, dimana capaian 2023 sebesar 110,30%. Target tahun 2023 adalah sebesar 40% dengan realisasi sebesar 44,12% diperoleh dari 15 OKKPD Provinsi yang terstandarisasi. Dan jika dibandingkan dengan capaian kinerja tahun 2022 sebesar 117,33% dengan target tahun 2022 sebesar 15% dan realisasi sebesar 17,65% yang diperoleh dari 6 OKKPD Provinsi yang terstandarisasi, maka capaian tahun 2024 sedikit menurun. Namun capaian tahun 2022 ini tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2023 ataupun 2024 karena instrumen penilaian yang digunakan berbeda. |
|
Penjelasan Target : |
Penjelasan Capaian/Progress : Tahun 2024 pengujian keamanan pangan telah dilakukan terhadap 25.921 contoh (3.527 contoh diuji di laboratorium dan 22.394 contoh diuji dengan menggunakan Rapid Test Kit) dengan parameter pengujian cemaran residu pestisida, mikotoksin, logam berat, dan mikrobiologi.
Persentase pangan segar yang memenuhi keamanan pangan dihitung dengan membandingkan jumlah contoh yang memenuhi syarat dengan total contoh. Tahun 2024 sebanyak 23.982 dari total 25.921 contoh memenuhi syarat sehingga diperoleh realisasi sebesar 92.52% termasuk kategori Sangat Baik.
Jumlah Contoh pada tahun 2022 adalah 2.882, pada atahun 2023 adalah 6.269 dan 25.921 pada tahun 2024. Persentase contoh yang memenuhi syarat pada tahun 2024 sebesar 92.52% lebih rendah 1,35% dibandingkan tahun 2022 sebesar 93,87% dan juga lebih rendah 0,14% dibandingkan tahun 2023 sebesar 92,66%. |
|
Penjelasan Target : |
Penjelasan Capaian/Progress : Rasio realisasi skor PPH terhadap target yang ditetapkan yaitu 95% dengan realisasi 98,21% dengan capaian 103.38% atau kategori Sangat Baik.
Capaian skor PPH selama lima tahun terakhir cenderung mengalami kenaikan. Skor PPH tahun 2024 sebesar 93,5 turun 0,6 poin dari skor PPH tahun 2023 sebesar 94,1. Dalam kurun waktu 10 tahun, skor PPH baru mencapai target RPJMN pada 2 tahun terakhir, yaitu tahun 2022 dengan realisasi 92,9 (target 92,8) dan tahun 2023 dengan realisasi 94,1 (target 94,0). |